harap, harapan, pengharapan

HUMOR

  

 

 

 


DOKTER dan PASIEN
Seorang pasien rumah sakit jiwa menganggap dirinya segenggam jagung, dan selalu khawatir bila ia dimakan ayam.
Melalui pengobatan yang panjang, ia akhirnya dianggap sembuh, dan diwawancarai sekali lagi sebelum dipulangkan.
Dokter : Bagaimana perasaanmu sekarang?
Pasien : Sangat baik. Terima kasih, dokter
Dokter : Apakah engkau sekarang masih menganggap dirimu segenggam jagung?
Pasien : O, tidak lagi dokter, saya sudah sembuh kok!
Dokter : Bagus, kalau begitu engkau sudah boleh pulang
Pasien itu segera mengemasi barangnya, minta diri dan siap berangkat. Tetapi, di pintu, ia tertegun, dan kembali menemui dokter.
Pasien : Dokter, saya tahu bahwa saya sekarang bukan lagi segenggam jagung. Tetapi, apakah ayam-ayam itu juga tahu?
Dokter : ???



TERTIPU
Seorang polisi melihat Petya kecil berdiri di depan pintu dan tidak berhasil meraih bel.
“Jangan kawatir, sobat kecil,” kata polisi itu. “Saya akan membantumu.”
Polisi itu mengangkat Petya, sehingga sang anak bisa mencapai bel dan langsung memencet dengan keras.
“Sekarang, Pak,” ujar Petya. “Ayo cepat lari!”



DOKTER dan OPERASI
Ada 3 pasien dalam satu ruangan di rumah sakit. Budi baru saja siuman setelah menjalani operasi, dan dua pasien lain bernama Hasan dan Toni.
Budi : “Syukurlah Tuhan, kini semuanya telah berlalu”.
Hasan : “Jangan terlalu yakin, kemarin mereka meninggalkan karet busa di dalam perutku, akibatnya aku kehausan terus dan harus menjalani operasi sekali lagi”
Budi : (Glek ..) ??
Toni : “Kemarin dulu aku juga mengalami pembedahan ulang karena mereka meninggalkan gunting di dalam perutku”
Budi : (Glek..) ??
Tiba-tiba sang dokter muncul di depan pintu dan berseru, “ Ada yang melihat topi saya?”
Budi : .... Pingsan


 

harap, harapan, pengharapan

Pengharapan @ 2008