harap, harapan, pengharapan

ARTIKEL

  

 

 

 


PUTRI & MALAIKAT

Pada jaman dahulu kala hiduplah seorang putri kerajaan yang sangat cantik dan baik hati serta disayangi rakyatnya, sayangnya hatinya selalu bersedih. Putri ini kemudian mengadu kepada seorang malaikat dan bertanya, mengapa hatinya tetap saja sedih walaupun ia sudah berbuat banyak untuk rakyat dan negaranya.

Malaikat kemudian memberi sang putri DUA buah kotak, yang satu KOTAK BERWARNA HITAM dan satu KOTAK BERWARNA PUTIH, dan berkata "Putri, jika anda bersedih, maka tulislah kesedihanmu itu pada sehelai kertas, dan masukkan ke kotak berwarna HITAM, sedangkan kalau Putri sedang gembira, maka tulislah kegembiraanmu itu pada sehelai kertas dan masukkan ke kotak berwarna PUTIH, jangan dibuka kalau belum tiga bulan". Putri ini kemudian menuruti perkataan sang malaikat. Ia membuat kotak hitam dan kotak putih. Saat sedih sang putri menulis keluh-kesah dan penderitaannya di kertas lalu memasukkannya ke kotak hitam, sedangkan saat gembira sang putri menulis dengan riang gembira di kertas dan memasukkannya ke kotak putih.

Hari demi hari pun berlalu, tapi sang putri menjadi heran, karena sepertinya ia memasukkan kertas ke kotak hitam jauh lebih banyak daripada ke kotak putih, tapi rasanya isi kotak putih jauh lebih berat daripada isi kotak hitam. Akhirnya tiga bulan berlalu, dan sang Putri membuka kotak tersebut. Alangkah terkejutnya sang Putri karena ternyata Kotak Hitam itu bagian bawahnya berlubang, jadi tidak tersisa selembar suratpun disana, hilang entah kemana. Sang Putri mengadu ke malaikat dan menanyakan hal tersebut. Sambil tersenyum sang malaikat berkata “Putri yang baik, kalau sedang gembira, ingat dan catatlah terus kegembiraan itu. Tapi kalau sedang sedih, jangan mengingat terus kesedihan itu, biarkanlah berlalu”




 

harap, harapan, pengharapan

Pengharapan @ 2008