8 ZAT AANTIOKSIDAN TERHADAP STRES

.
         Banyak zat antioksidan untuk menghadapi stres. Zat-zat ini tidak secara langsung mengatasi stres, namun keberadaannya akan membantu tubuh untuk mengurangi kerentanan terhadap stres. Berikut ini adalah zat-zat yang harus dikonsumsi dalam jumlah cukup agar tubuh memiliki daya tahan yang kuat terhadap stres.
8 ZAT AANTIOKSIDAN TERHADAP STRES

1. Vitamin C
         Vitamin C merupakan antioksidan dan penting bagi kekebalan tubuh. Kadar vitamin C tinggi secara alami terdapat pada kelenjar adrenal. Jika stres menyerang, kadarnya akan menurun sehingga daya tahan atau kekebalan tubuh menurun. Oleh karena itu, pada saat mengalami stres , tambahlah konsumsi vitamin C untuk mengganti penurunan vitamin C dalam tubuh.

2. Vitamin B
        Vitamin B termasuk jenis vitamin yang mudah larut dalam air. Oleh karena sifatnya yang mudah larut dalam air maka vitamin B juga mudah hilang dari tubuh karena stres atau penguapan. Untuk itu, konsumsilah ekstra vitamin B terutama vitamin B5 yang membantu tubuh beradaptasi dengan stres dan menunjang fungsi kelenjar adrenalin.  Dengan demikian tubuh memiliki pertahanan lebih terhadap stres.

3. Kalsium
        Selain baik untuk kesehatan tulang, kalsium juga penting dalam kontraksi otot dan relaksasi. Pada saat stres, otot cenderung tegang dan kaku, apalagi bila stres sudah berlangsung lama dan berlarut-larut. Untuk mengatasi stres lakukan relaksasi dan pengenduran otot . Apabila kadar kalsium yang ada dalam tubuh cukup dan memadai, otot akan cenderung mudah relaks sehingga stres dapat berkurang.

4. Magnesium
       Magnesium merupakan mineral yang dipakai lebih dari 300 reaksi kimia dalam tubuh. Saat stres pun magnesium banyak dipakai. Defisiensi mineral ini sering dihubungkan dengan sindrom kelelahan.
Apabila zat magnesium yang ada dalam tubuh tercukupi maka kemungkinan daya tahan tubuh menghadapi stres lebih kuat. Dengan demikian kemungkinan stres juga lebih kecil dan lebih cepat berakhir.

5. Asam Lemak Omega 3
        Asam lemak omega 3 disebut juga asam deoksibiribonukleat (DHA). Asam lemak ini diperlukan untuk kesehatan sel otak. Komponen asam lemak omega 3 membentuk sel sel lemak secara optimal yang dipakai pada  struktur dan fungsi otak.
Sel-sel lemak menyusun 60% jaringan otak. Keberadaan asam lemak omega 3 dalam jumlah cukup akan membuat fungsi otak bekerja optimal sehingga memproteksi tubuh dari kondisi stres.

6. Rhodiola
        Rhodiola dapat melawan kegelisahan sekaligus memperbaiki mood dengan rangsangan terhadap aktifitas neurotransmiter. Rhodiola berguna bagi penderita gangguan tidur.
Orang yang stres cenderung mengalami mgangguan tidur atau tidur dalam keadaan tidak nyenyak . Rhodiola ini sangat baik dikonsumsi agar aktifitas tidur kembali seperti biasanya.

7. Melatonin
        Melatonin merupakan hormon antioksidan yang diproduksi alami oleh tubuh . Melatonin dapat menormalkan kadar kortisol, mencegah pengaruh buruk kortisol pada sistem kekebalan tubuh, dan mencegah peningkatan gula darah saat stres.

8. Suplemen Minyak Ikan
       Suplemen minyak ikan dapat berfungsi sebagai pereda stres. Orang-orang yang mendapatkan 7,2 gram minyak ikan sehari selama 3 minggu mempunyai kadar hormon stres yang lebih rendah di tengah situasi yang membuat cemas.  Kandungan DHA di dalam minyak ikan membantu mengatur zat kimia otak yang menimbulkan rasa senang-serotin. Jika kita stres, mulailah mengonsumsi suplemen minyak ikan untuk membantu mengatasinya dan sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter yang kita percayai.

Semoga membantu, Terima kasih.

0 Response to "8 ZAT AANTIOKSIDAN TERHADAP STRES"

Post a Comment