Contoh Pertanyaan Masalah Metodologi Penelitian Dan Penjelasannya

.
Ads Here
Ada beberapa materi materi dalam pembahasan Mata Kuliah Metodologi Penelitian.

Berikut contoh-contoh pertanyaannya dan juga penjelasannya.

Contoh Pertanyaan:

PART 1
 

    1.       Dalam penelitian perkembangan dapat digunakan metode alur panjang (longitudinal method) dan metode silang sekat (cross sectional method) Seperti apakah contoh metode tersebut? 
  
    2.       Apakah yang membedakan penelitian deskriptif dengan penelitian lainnya? 
   
  
   3.       Salah satu contoh Penelitian Deskriptif adalah studi kecenderungan. Bagaimanakah proses penelitian tersebut ? apakah contohnya? 

   4.       Pada diktat hal 84, ciri-ciri penelitian menggunakan pendekatan longitudinal dan prediktif, apa maksudnya? 

   5.       Apa kelebihan dan kelemahan dari 6 jenis penelitian deskriptif ? 

   6.       Dalam buku halaman 82 dikatakan bahwa penelitian deskriptif itu diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kegiatan – kegiatan secara sistematis dan akurat. Apa maksud memberikan gejala-gejala? 

   7.       Jenis penelitian tindak lanjut itu tidak berhenti pada suatu seri urutan pengukuran. Sampai berapa lama penelitian tersebut….?



Jawaban

    1.       A. Longitudinal method (alur panjang) : Peneliti mengikuti perkembangan subyek penelitian dalam waktu yang lama.
Contoh : Studi mengenai perkembangan Kognitif Fisika dasar anak usia Sekolah Menengah Pertama sampai Sekolah Menengah Atas yang d ajar dengan metode konvensional, tentu memerlukan pengamatan subjek yang cukup lama.

B. Cross sectional method (selang sekat): Peneliti mengamati subyek penelitian dari berbagai tingkatan karakteristik pada waktu yang sama ( tidak cukup lama)
Contoh: Analisis Miskonsepsi siswa dengan metode pretest dan posttest dalam satu kegiatan KBM, hal ini tidak membutuhkan waktu yang  terlalu lama karena dalam 1 kali KBM bisa didapat Miskonsepsi apa saja yang dialami siswa dalam 1 topik pelajaran.

     2.       Yang membedakan penelitian deskriptif dengan penelitian lainnya adalah :
a.       Penelitian deskriptif  dilakukan secara survei
b.      Penelitian deskriptif mendeskripsikan peristiwa yang bersifat Faktual
c.       Penelitian deskriptif menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat.
d.      Membutuhkan waktu yang cenderung lama dan sumber yang banyak

     3.       Proses pada studi ini sama saja dengan penelitian deskriptif lainnya yaitu menggambarkan suatu masalah, hanya saja topik masalah yang diambil adalah masalah-masalah yang memiliki gejala-gejala kecenderungan yang akan diramalkan penyebab dan hasil kecenderungan tersebut
Contoh : Pengaruh Teknik Menghapal Rumus Terhadap Kecenderungan Minat Belajar Siswa. 

    4.       Studi kecenderungan memiliki ciri cenderung menggunakan pendekatan longitudinal,prediktif, karakteristik datanya mengenai apa yang terjadi pada masa lampau, situasi sekarang dan masa yang akan datang. Jadi dari penjelasan kami sebelumnya studi kecenderungan mengikuti perkembangan subyek penelitian dalam waktu yang lama, inilah yang disebut pendekatan longitudinal. Kemudian maksud prediktif yaitu studi kecenderungan meramalkan / memprediksikan suatu kecenderungan (gejala) yang terjadi terhadap sesuatu.

    5.       Penelitian deskriptif terdiri dari:
1.       Penelitian Survey
Kebaikan:
·         Dalam Survei biasanya dilibatkan banyak orang (sampel) untuk mencapai Generalisasi atau Kesimpulan yang bersifat umum yang dapat dipertanggung jawabkan.
·         Dapat digunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti Angket, wawancara atau observasi sesuai kebutuhan/pilihan peneliti.
Kelemahan:
·         Desain Survey, biasanya hanya meneliti pendapat atau perasaan populasi yang tidak mendalam; apalagi bila menggunakan angket
·         Pendapat populasi yang disurvey mudah berubah – ubah karena pengaruh berbagai faktor dari luar.
·         Tidak ada jaminan bahwa angket yang diedarkan akan dijawab semua oleh populasi / sampel
2.       Penelitian Kasus
Kelebihan:
·         Studi kasus menggunakan sumber informasi dari berbagai sumber informasi dan data yang menggambarkan secara terperinci sehingga hasilnya Akurat
·         Memberikan pemahaman tentang siklus kehidupan atau bagian dari siklus kehidupan dari suatu individu
Kelemahan:
·         Penelitian ini menghabiskan banyak waktu dan penggalian informasi dan data yang mendalam serta analisis secara intensif sehingga rumit untuk dilakukan
·         Penelitian ini merupakan system yang terikat waktu dan tempat
3.       Penelitian Perkembangan
Kebaikan:
·         Peneliti mampu mengendalikan variabel- variabel lain dalam metode Cross- sectional method
·         Peneliti tidak perlu menunggu pertumbuhan yang lama dari subjek jika menggunakan metode Cross-sectional method
·         Subjek yang diamati tetap
·         Resiko kehilangan hasil subjek penelitian sangat kecil karena pengamatan secara kontinu
Kelemahan:
·         Peneliti memerlukan waktu yang cukup lama dalam mengumpulkan data jika menggunakan longitudinal method
·         Peneliti harus memahami benar subjek penelitiannya sehingga membutuhkan pengamatan yang cukup ekstra
4.       Penelitian Tindak Lanjut
Kebaikan:
·         Penelitian ini mengikuti perkembangan waktu dan zaman sehingga selalu baru seiring waktu (kontinu)
·         Penelitian ini menjawab umpan balik dari suatu masalah
Kelemahan:
·         Penelitian ini tidak berhenti pada suatu seri urutan tetapi peneliti harus terus melakukan pelacakan untuk kejadian yang menjadi tindak lanjutnya, sehingga harus terus kontinu dilakukan pengamatan dalam waktu yang sangat panjang
·         Penelitian ini harus berdasarkan umpan balik suatu hal, jadi Penelitian ini harus menunggu umpan balik dahulu agar dapat di kerjakan.
5.       Penelitian Analisis Dokumen
Kebaikan:
·         Penelitian ini tidak mengalami hambatan dalam memberikan perlakuan kepada  subjek karena yang diteliti adalah berupa dokumen.
·         Ruang lingkup penelitian ini hanya pada dokumen, sehingga lebih sederhana

Kelemahan:
·         Penelitian ini dilakukan terhadap informasi yang di dokumentasikan dalam bentuk rekaman, gambar, dan sebagainya sehingga membutuhkan media, sarana dan prasarana yang baik
·         Subjek penelitiannya adalah barang seperti buku, majalah dan sebagainya sehingga di butuhkan sumber yang banyak dan penyusunan yang baik
6.       Studi Kecenderungan
Kebaikan :
·         Studi ini membahas suatu kecenderungan sehingga menjawab suatu gejala
·         Studi ini membutuhkan waktu yang lama karena menggunakan pendekatan longitudinal
Kelemahan :
·         Jika prediksi dari sebuah kecenderungan meleset harus dilakukan penelitian lagi terhadap penyebab melesetnya prediksi dan terjadinya kecenderungan
·         Penelitian ini harus dapat memberikan ramalan (prediksi) yang logis berdasar penelitian terhadap suatu kecenderungan sehingga sulit membuat prediksi


PART 2



Pertanyaan
      1.      Apakah kelemahan dari penelitian deskriptif ?  

    2.      Salah satu jenis penelitian deskriptif adalah penelitian perkembangan. Salah satu ciri dari penelitian perkembangan itu adalah studi kecenderungan. Bagaimana maksudnya studi kecenderungan itu dan apa contohnya ? 

     3.      Dalam diktat halaman 82, penelitian deskriptif cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan hubungan dan menguji hipotesis. Kata cenderung di sini berarti kadang iya kadang tidak. Nah, pada saat kapan itu perlu mencari atau menerangkan hubungan dan menguji hipotesis ? 

    4.      Mengapa pada penelitian deskriptif itu cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan hubungan dan menguji hipotesis ? 
 
   5.      Dalam penelitian perkembangan dapat digunakan metode alur panjang (longitudinal method) dan metode silang sekat (cross sectional method) Seperti apakah contoh metode tersebut? 
 
   6.      Apakah yang membedakan penelitian deskriptif dengan penelitian lainnya?
   
  7.      Salah satu contoh Penelitian Deskriptif adalah studi kecenderungan. Bagaimanakah proses penelitian tersebut ? apakah contohnya? 

   8.      Pada diktat hal 84, ciri-ciri penelitian menggunakan pendekatan longitudinal dan prediktif, apa maksudnya? 

   9.      Apa kelebihan dan kelemahan dari 6 jenis penelitian deskriptif ?       

   10.  Dalam buku halaman 82 dikatakan bahwa penelitian deskriptif itu diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kegiatan – kegiatan secara sistematis dan akurat. Apa maksud memberikan gejala-gejala? 

   11.  Jenis penelitian tindak lanjut itu tidak berhenti pada suatu seri urutan pengukuran. Sampai berapa lama penelitian tersebut.

   12.  ada beberapa jenis penelitian descriptif. Yang ingin kami tanyakan adalah contoh dari     masing- masing  jenis penelitian tersebut.
  
   13.   Sekarang kita sedang sibuk mencari judul proposal, contoh judul proposal yang menggunakan penelitian deskriptif?

    14.  Ada bebagai jens peneletian menurut kelompok anda apa keunggulan jenis penelitian deskriptif
   
     15.  Bisakah kelompok empat membeikan contoh masalah pada penelitian deskriptif?
    
   16.  Salah satu jenis penelitian deskriptif adalah perkembangan.Yang perlu kami tanyakan contoh penelitian perkembangan itu bagaimana?
 
    17.  Bagaimana cara melakukan penelitian deskriptif agar berjalan dengan lacar?





Jawaban
1.       Kelemahan dari penelitian deskriptif adalah:
a.       Penelitian deskriptif menggunakan kuosioner dan wawancara, seringkali memperoleh responden yang sangat sedikit, akibatnya bias dalam membuat kesimpulan.
b.      Penelitian deskriptif yang menggunakan observasi, kadangkala dalam pengumpulan data tidak memperoleh data yang memadai.
c.       Penelitian deskriptif juga memerlukan permasalahan yang harus diidentifikasi dan dirumuskan secara jelas, agar di lapangan, peneliti tidak mengalami kesulitan dalam menjaring data yang diperlukan.
2.      Maksud dari studi kecenderungan adalah mengacu ke arah peramalan terhadap kecenderungan hal-hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Misalnya : memprediksikan kondisi siswa yang dulu dan sekarang.
3.      Kita perlu mencari atau menerangkan hubungan dan menguji hipotesis pada saat ada permasalahan yang hendak diidentifikasi, karena penelitian deskriptif juga memerlukan permasalahan yang harus diidentifikasi dan dirumuskan secara jelas, jadi membutuhkan hipotesis, agar tidak mengalami kesulitan dalam menjaring data yang diperlukan.
4.      penelitian deskriptif itu cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan hubungan dan menguji hipotesis karena sesuai dengan defenisi dari penelitian deskriptif yang merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Apa adanya disini artinya mengobservasi secara langsung tanpa hipotesis.
5.      A. Longitudinal method (alur panjang) : Peneliti mengikuti perkembangan subyek penelitian dalam waktu yang lama.
Contoh : Studi mengenai perkembangan Kognitif Fisika dasar anak usia Sekolah Menengah Pertama sampai Sekolah Menengah Atas yang d ajar dengan metode konvensional, tentu memerlukan pengamatan subjek yang cukup lama.

B. Cross sectional method (selang sekat): Peneliti mengamati subyek penelitian dari berbagai tingkatan karakteristik pada waktu yang sama ( tidak cukup lama)
Contoh: Analisis Miskonsepsi siswa dengan metode pretest dan posttest dalam satu kegiatan KBM, hal ini tidak membutuhkan waktu yang  terlalu lama karena dalam 1 kali KBM bisa didapat Miskonsepsi apa saja yang dialami siswa dalam 1 topik pelajaran.

6.      Yang membedakan penelitian deskriptif dengan penelitian lainnya adalah :
a.       Penelitian deskriptif  dilakukan secara survei
b.      Penelitian deskriptif mendeskripsikan peristiwa yang bersifat Faktual
c.       Penelitian deskriptif menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat.
d.      Membutuhkan waktu yang cenderung lama dan sumber yang banyak
7.      Proses pada studi ini sama saja dengan penelitian deskriptif lainnya yaitu menggambarkan suatu masalah, hanya saja topik masalah yang diambil adalah masalah-masalah yang memiliki gejala-gejala kecenderungan yang akan diramalkan penyebab dan hasil kecenderungan tersebut
Contoh : Pengaruh Teknik Menghapal Rumus Terhadap Kecenderungan Minat Belajar Siswa.
8.      Studi kecenderungan memiliki ciri cenderung menggunakan pendekatan longitudinal,prediktif, karakteristik datanya mengenai apa yang terjadi pada masa lampau, situasi sekarang dan masa yang akan datang. Jadi dari penjelasan kami sebelumnya studi kecenderungan mengikuti perkembangan subyek penelitian dalam waktu yang lama, inilah yang disebut pendekatan longitudinal. Kemudian maksud prediktif yaitu studi kecenderungan meramalkan / memprediksikan suatu kecenderungan (gejala) yang terjadi terhadap sesuatu.
9.      Penelitian deskriptif terdiri dari:
1.      Penelitian Survey
Kebaikan:
·         Dalam Survei biasanya dilibatkan banyak orang (sampel) untuk mencapai Generalisasi atau Kesimpulan yang bersifat umum yang dapat dipertanggung jawabkan.
·         Dapat digunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti Angket, wawancara atau observasi sesuai kebutuhan/pilihan peneliti.
Kelemahan:
·         Desain Survey, biasanya hanya meneliti pendapat atau perasaan populasi yang tidak mendalam; apalagi bila menggunakan angket
·         Pendapat populasi yang disurvey mudah berubah – ubah karena pengaruh berbagai faktor dari luar.
·         Tidak ada jaminan bahwa angket yang diedarkan akan dijawab semua oleh populasi / sampel
2.      Penelitian Kasus
Kelebihan:
·         Studi kasus menggunakan sumber informasi dari berbagai sumber informasi dan data yang menggambarkan secara terperinci sehingga hasilnya Akurat
·         Memberikan pemahaman tentang siklus kehidupan atau bagian dari siklus kehidupan dari suatu individu
Kelemahan:
·         Penelitian ini menghabiskan banyak waktu dan penggalian informasi dan data yang mendalam serta analisis secara intensif sehingga rumit untuk dilakukan
·         Penelitian ini merupakan system yang terikat waktu dan tempat
3.      Penelitian Perkembangan
Kebaikan:
·         Peneliti mampu mengendalikan variabel- variabel lain dalam metode Cross- sectional method
·         Peneliti tidak perlu menunggu pertumbuhan yang lama dari subjek jika menggunakan metode Cross-sectional method
·         Subjek yang diamati tetap
·         Resiko kehilangan hasil subjek penelitian sangat kecil karena pengamatan secara kontinu
Kelemahan:
·         Peneliti memerlukan waktu yang cukup lama dalam mengumpulkan data jika menggunakan longitudinal method
·         Peneliti harus memahami benar subjek penelitiannya sehingga membutuhkan pengamatan yang cukup ekstra
4.      Penelitian Tindak Lanjut
Kebaikan:
·         Penelitian ini mengikuti perkembangan waktu dan zaman sehingga selalu baru seiring waktu (kontinu)
·         Penelitian ini menjawab umpan balik dari suatu masalah
Kelemahan:
·         Penelitian ini tidak berhenti pada suatu seri urutan tetapi peneliti harus terus melakukan pelacakan untuk kejadian yang menjadi tindak lanjutnya, sehingga harus terus kontinu dilakukan pengamatan dalam waktu yang sangat panjang
·         Penelitian ini harus berdasarkan umpan balik suatu hal, jadi Penelitian ini harus menunggu umpan balik dahulu agar dapat di kerjakan.
5.      Penelitian Analisis Dokumen
Kebaikan:
·         Penelitian ini tidak mengalami hambatan dalam memberikan perlakuan kepada  subjek karena yang diteliti adalah berupa dokumen.
·         Ruang lingkup penelitian ini hanya pada dokumen, sehingga lebih sederhana

Kelemahan:
·         Penelitian ini dilakukan terhadap informasi yang di dokumentasikan dalam bentuk rekaman, gambar, dan sebagainya sehingga membutuhkan media, sarana dan prasarana yang baik
·         Subjek penelitiannya adalah barang seperti buku, majalah dan sebagainya sehingga di butuhkan sumber yang banyak dan penyusunan yang baik
6.      Studi Kecenderungan
Kebaikan :
·         Studi ini membahas suatu kecenderungan sehingga menjawab suatu gejala
·         Studi ini membutuhkan waktu yang lama karena menggunakan pendekatan longitudinal
Kelemahan :
·         Jika prediksi dari sebuah kecenderungan meleset harus dilakukan penelitian lagi terhadap penyebab melesetnya prediksi dan terjadinya kecenderungan
·         Penelitian ini harus dapat memberikan ramalan (prediksi) yang logis berdasar penelitian terhadap suatu kecenderungan sehingga sulit membuat prediksi
10.  Gejala-gejala yang dimaksud disini menurut kelompok kami adalah penelitian deskriptif diharapkan dapat mendeskripsikan suatu gejala-gejala yang terjadi pada suatu populasi, menjelaskannya dan menganalisisnya secara penelitian.
11.  Penelitian tindak lanjut adalah salah satu bentuk penelitian deskriptif yang sifatnya kontinu dan mengikuti perkembangan. Penelitian ini biasanya dilakukan pada masalah yang jawabannya tidak dapat total pasti, tetapi masih memiliki kecenderungan-kecenderungan tertentu sehingga perlu terus diteliti sesuai perkembangan. Karena penelitian ini bersifat kontinu maka tidak dapat ditentukan secara pasti kapan berakhirnya studi tindak lanjut ini.
12.  Penelitian survey
Contohnya :  survey tentang pandangan guru di perkotaan tentang dampak internet terhadap kelakuan remaja.
·         Penelitian kasus
Contoh penelitian kasus adalah penelitian tentang minat belajar siswa dalam pelajaran fisika.
·         Penelitian perkembangan
Contoh penelitian ini studi untuk mengetahui perkembangan anak di daerah transmigrasi.
·         Penelitian tindak lanjut
Meningkatkan keaktifan siswa melalui kerja kelompok.
·         Penelitian analisis dokumen
Contohnya adalah penelitian kualitatif meneliti suatu kelemahan siswa dalam belajar minskonsepsi dari video belajar siswa.
·         Study kecendrungan
Contohnya penelitian tentang kecendrungan atau ramalan terhadap keingina belajar siswa pada pelajaran fisika materi hukum Newton .
13.  Pengaruh metode pembelajaran aktif type quis team terhadap hasil belajar siswa pada materi besaran pokok kelas VII semester 1 smp negeri 1 singgabur tahun 2012/2013
14.  Penelitian ini diarahkan untuk memberikan gejala-gejala fakta,kejadian-kejadian secara  sistematis dan akurat mengenai sifat populasi dan daerah tertentu
15.  Masalah yang kami ambil misalnya penelitia dokumen jadi rumusan masalahnya adalah sebagai berikut;
a.       Apa yang dimaksud dengan dokumen?
b.      Apa saja bahan dan jenis dari dokumen itu?
c.       Bagaimana posisi studi dokumen dalam penelitian kualitatif?
d.      Apa saja manfaat dari penggunaan studi dokumen dalam penelitian kualitatif? lalu
e.       Bagaimana cara menentukan dokumen yang bisa digunakan dan tidak lewat kajian isi dokumen?
16.  Studi untuk mengidentifikasi perkembangan anak di daerah transmigrasi
17.  Agar penelitian deskriptif dapat berjalan lancar penelitian deskriptif perlu didukung:
a.       Sumber referensi penelitian yang cukup dan akurat
b.      Populasi yang diteliti mendukung rumusan masalah dan menggambarkan/mendeskripsikan sesuatu sesuai dengan yang diharapkan
c.       Didukung sarana dan prasarana yang lengkap
d.      Subjek yang diteliti dapat berkerjasama dengan baik

0 Response to "Contoh Pertanyaan Masalah Metodologi Penelitian Dan Penjelasannya"

Post a Comment